Syarat Perpanjang STNK Mobil dan Motor Beserta Prosedurnya

Bagi Anda yang baru memiliki kendaraan, mengetahui syarat perpanjang STNK dan prosedur pengurusannya adalah hal yang sangat penting. Jangan sampai ketidaktahuan dalam masalah ini membuat Anda harus membayar denda sebagai sanksi atas kelalaian mengurus perpanjangan salah satu dokumen penting ini.

Pentingnya Mengurus Perpanjangan STNK

Selain Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga merupakan salah satu kelengkapan berkendara. Ke mana pun Anda bepergian dengan membawa kendaran, STNK ini wajib dibawa.

Dokumen STNK adalah alat bukti tanda bukti bahwa kendaraan Anda sudah terdaftar dan disahkan berdasarkan identitas dan kepemilikan yang telah didaftarkan. Pada umumnya, STNK diterbitkan bersamaan dengan pendaftaran BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) atau saat mengurus perubahan status kepemilikan BPKB (mutasi).

Sebuah STNK memiliki dua sisi yang memuat informasi berbeda. Pada sisi STNK, tercantum identitas kendaraan meliputi identitas pemilik kendaraan, identitas lengkap kendaraan (nomor rangka, nomor mesin, nomor polisi, dan nomor registrasi kepemilikan), serta masa berlaku penggunaan kendaraan selama 5 tahun.

Sementara itu, pada sisi Ketetapan Pajak atau Notice Pajak Kendaraan, tertera identitas pemilik kendaraan dan identitas kendaraan, daftar rincian jumlah pajak kendaraan yang digunakan, dan masa berlaku penggunaan kendaraan bermotor selama 1 tahun.

Selain untuk kepentingan Anda sebagai pemilik kendaraan, STNK merupakan salah satu bentuk pemenuhan kewajiban warga negara yang taat hukum. Hal ini sesuai dengan peraturan negara yang mewajibkan setiap pemilik kendaraan untuk membayar pajak kendaraan.

Pajak STNK merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang cukup besar sehingga berpengaruh terhadap pembangunan daerah. Dengan memperpanjang STNK secara rutin, Anda sudah membantu pemerintah daerah dalam mengatur dan menyusun APBD demi kemajuan daerah. Di samping itu, STNK juga bisa menjadi alat untuk melakukan pengawasan terhadap jumlah kendaraan yang ada di sebuah provinsi.

Syarat Perpanjang STNK dan Prosedurnya

Seperti halnya SIM, STNK juga memiliki masa berlaku. Jika masa berlakunya hampir habis, Anda harus segera mengajukan permohonan perpanjangan ke kantor kepolisian dengan membawa syarat perpanjang STNK yang dibutuhkan.

Baik untuk motor maupun mobil, ada dua jenis perpanjangan STNK, yaitu perpanjangan tahunan dan lima tahunan dengan perbedaan sebagai berikut.

  • Perpanjangan STNK tahunan adalah proses perpanjangan yang dilakukan setahun sekali ketika Anda membayar pajak kendaraan. Pada saat ini, pihak kepolisian akan membubuhkan stempel pada lembar STNK sebagai pengesahan bukti Anda telah membayar pajak.
  • Perpanjangan STNK lima tahunan dilakukan ketika Anda membayar pajak di tahun kelima. Setelah membayar, Anda akan mendapatkan lembaran STNK baru dan plat nomor kendaraan yang baru juga.

Apa perbedaan prosedur dan syarat perpanjang STNK tahunan dan lima tahunan? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan di bawah ini.

1. Syarat dan Prosedur Perpanjangan STNK Tahunan

Untuk melakukan perpanjangan STNK tahunan, siapkan dokumen-dokumen syarat perpanjang STNK di bawah ini.

  • STNK asli dan fotokopinya (2 lembar).
  • BPKB asli (untuk diperlihatkan kepada petugas) dan fotokopinya.
  • KTP asli dan fotokopinya yang sesuai dengan data identitas kendaraan (untuk perorangan).
  • Fotokopi surat domisili perusahaan, NPWP perusahaan, SIUP perusahaan, dan TDP perusahaan (untuk kendaraan atas nama perusahaan).
  • Surat kuasa jika Anda atau perusahaan memberikan kuasa kepada pihak lain untuk melakukan pengurusan perpanjangan STNK. Untuk perusahaan, surat kuasa tersebut harus dibuat di atas kertas yang memiliki kop surat resmi perusahaan serta dibubuhi tanda tangan pemberi kuasa dan stempel perusahaan di atas materai. Pembawa surat kuasa juga wajib melampirkan fotokopi KTP pihak pemberi kuasa.

Setelah seluruh syarat perpanjang STNK tersebut disiapkan, Anda bisa memulai proses pengajuan perpanjangan STNK dengan mengikuti prosedur berikut ini.

  • Mengisi formulir perpanjangan STNK tahunan yang disediakan di loket.
  • Menyerahkan formulir beserta seluruh persyaratan yang diminta ke loket pendaftaran dan tunggulah hingga nama Anda dipanggil untuk proses selanjutnya.
  • Jika tidak ditemukan adanya masalah pada dokumen persyaratan yang dibawa, Anda akan dipanggil tidak lama kemudian. Petugas akan menyerahkan lembar besaran pajak yang harus dibayar (notice).
  • Membayar pajak kendaraan di loket yang telah disediakan dan tunggulah kembali sampai nama Anda dipanggil untuk menerima penerbitan STNK (pengesahan) dan SKPD baru dki loket yang sudah ditentukan.

Baca juga: Biaya serta Syarat Perpanjang SIM Online dan Layanan Keliling

2. Syarat dan Prosedur Perpanjangan STNK 5 Tahunan

Pada saat mengajukan perpanjangan STNK 5 tahunan, selain membayar pajak, dilakukan juga pemeriksaan mesin kendaraan. Oleh karena itu, terdapat sedikit perbedaan syarat perpanjang STNK 5 tahunan dengan tahunan sebagai berikut.

  • STNK asli dan fotokopinya.
  • BPKB asli untuk diperlihatkan kepada petugas dan fotokopinya untuk diserahkan.
  • KTP asli dan fotokopi sesuai dengan data identitas kendaraan (untuk perorangan).

Untuk kendaraan atas nama perusahaan, Anda harus membawa fotokopi domisili perusahaan, NPWP perusahaan, SIUP perusahaan, dan TDP perusahaan.

  • Surat kuasa jika pengurusan perpanjangan STNK diserahkan kepada orang lain. Surat kuasa dari perusahaan harus dibuat di atas kertas yang memiliki kop surat resmi perusahaan serta dibubuhi tanda tangan pemberi kuasa dan stempel perusahaan di atas materai. Pembawa surat kuasa juga wajib melampirkan fotokopi KTP pihak pemberi kuasa.
  • Kendaraan untuk pemeriksaan fisik.

Adapun prosedur perpanjangan STNK lima tahunan adalah sebagai berikut.

  • Membawa seluruh syarat perpanjang STNK seperti disebutkan di atas.
  • Melakukan pengecekan fisik kendaraan meliputi pemeriksaan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan.
  • Menerima blangko hasil pengecekan fisik kendaraan.
  • Menyerahkan blangko hasil pengecekan fisik kendaraan tersebut ke loket yang sudah ditentukan.
  • Melakukan pembayaran pajak kendaraan di loket pembayaran, kemudian menunggu hingga Anda dipanggil kembali.
  • Menerima tanda bukti pembayaran pajak sebagai syarat untuk mendapatkan STNK dan plat nomor kendaraan yang baru.
  • Menerima STNK dan plat nomor baru di loket TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor).

Baca juga: Memahami Syarat Balik Nama Motor Paling Lengkap dan Akurat

Biaya Perpanjangan STNK

Selain dokmen syarat perpanjang STNK, Anda juga harus menyiapkan sejumlah uang untuk membayar pajak dan biaya-biaya lain yang diperlukan. Besarnya biaya-biaya tersebut berbeda untuk motor dengan mobil. Berikut ini beberapa jenis biaya yang berkaitan dengan pengurusan STNK untuk masing-masing jenis kendaraan bermotor.

1. Biaya Perpanjangan STNK untuk Motor

  • Biaya administrasi perpanjangan STNK sebesar Rp100.000.
  • Biaya penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan plat nomor kendaraan sebesar Rp60.000.
  • Biaya penerbitan BPKB sebesar Rp225.000.
  • Biaya penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah sebesar Rp150.000.

2. Biaya Perpanjangan STNK untuk Mobil

  • Biaya administrasi perpanjangan STNK sebesar Rp200.000.
  • Biaya penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau plat nomor kendaraan sebesar Rp100.000.
  • Biaya penerbitan BPKB sebesar Rp375.000.
  • Biaya penerbitan surat mutasi kendaraan ke luar daerah sebesar Rp250.000.

Dengan syarat perpanjang STNK yang sangat ringan dan prosedur yang mudah, tidak ada alasan untuk menunda-nunda. Terlebih lagi, sekarang Anda tahu bahwa ternyata mengurus perpanjangan STNK tidak hanya penting bagi pemilik kendaraan, tetapi juga merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Leave a Comment