Memahami Syarat Balik Nama Motor Paling Lengkap dan Akurat

Harga sepeda motor baru yang semakin tinggi membuat masyarakat lebih senang membeli motor bekas. Asalkan kondisinya masih baik dan tidak terjadi kerusakan, sepeda motor bekas dapat menjadi pilihan yang tepat. Sebab harga jualnya sudah turun jauh dari harga baru. Kalau Anda lebih memilih membeli sepeda motor second, sebaiknya pahami tentang syarat balik nama motor terlebih dahulu.

Balik nama kendaraan bermotor bertujuan untuk mengganti kepemilikan atas kendaraan tersebut. Hal ini bertujuan untuk memudahkan Anda ketika mengurus administrasi. Contohnya adalah membayar pajak tahunan dan mengganti plat nomor setiap 5 tahun sekali. Ada dua dokumen penting yang sebaiknya dibalik nama, yaitu STNK dan BPKB. Lalu apakah syarat yang harus dipenuhi? Berikut penjelasannya.

Syarat Balik Nama STNK Motor

Surat Tanda Nomor Kendaraan atau yang biasa disebut STNK memuat 2 informasi penting. Yang pertama adalah profil kendaraan dan yang kedua adalah detail pembayaran pajak. Di STNK juga tertera nama pemilik kendaraan, oleh sebab itu sebaiknya Anda balik nama supaya tercantum nama Anda sebagai pemilik.

Berikut ini syarat administrasi yang harus dipenuhi untuk syarat balik nama motor, khususnya STNK:

  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan juga salinannya. Sebaiknya fotokopi 4 sampai 5 lembar untuk persediaan apabila dibutuhkan lebih banyak. Namun umumnya persyaratan balik nama hanya membutuhkan 1 hingga 2 lembar fotokopi STNK.
  • Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) asli dan juga salinannya. KTP dibutuhkan untuk mengetahui identitas Anda sebagai pemilik baru dari motor tersebut. sebaiknya sediakan 3 hingga 4 lembar untuk persediaan syarat balik nama. Umumnya pihak SAMSAT hanya akan meminta 1 hingga 2 lembar saja.
  • Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi. Melampirkan BPKB asli dan fotokopi menjadi bukti bahwa sepeda motor yang akan dibalik nama sudah menjadi milik Anda sepenuhnya. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari sengketa yang mungkin terjadi.
  • Surat tanda bukti jual beli sepeda motor yang dilengkapi dengan materai 6000. Melampirkan kuitansi atau surat perjanjian jual beli juga sangat penting sebagai syarat balik nama motor. Fungsinya yaitu untuk membuktikan kepemilikan kendaraan.
  • Surat tanda cek fisik kendaraan. Surat ini bisa Anda dapatkan setelah melakukan cek fisik sepeda motor di SAMSAT.

Jika syarat-syarat di atas sudah Anda penuhi, selanjutnya adalah mengurus proses balik nama di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT).

Cara Balik Nama STNK Motor

Berikut ini proses yang harus Anda tempuh untuk mengurus balik nama setelah Anda melengkapi syarat balik nama motor, khususnya untuk dokumen STNK.

  1. Masukkan seluruh dokumen yang dibutuhkan di atas ke dalam sebuah map. Hal ini akan memudahkan Anda supaya berkas dokumen tidak tercecer.
  2. Jika Anda membeli sepeda motor yang pemilik sebelumnya berbeda daerah dengan Anda, uruslah cabut berkas di SAMSAT daerah asal. Kalau Anda membeli sepeda motor yang masih satu daerah dengan tempat tinggal Anda, hal ini tidak perlu dilakukan.
  3. Setelah berkas dicabut dari SAMSAT daerah asal, Anda bisa melanjutkan kepengurusan di SAMSAT yang sesuai dengan domisili Anda.
  4. Bawa sepeda motor yang akan dibalik nama ke SAMSAT untuk dilakukan pengecekan fisik. Datangilah loket pengesahan cek fisik khusus tukar nama. Setelah pengecekan selesai, Anda akan mendapatkan surat tanda cek kendaraan.
  5. Kini dokumen sebagai syarat balik nama motor sudah lengkap. Datangilah bagian loket pendaftaran balik nama. Petugas akan meminta Anda menunjukkan berkas untuk diperiksa. Kemudian petugas memberikan formulir yang harus Anda isi.
  6. Informasi yang harus diisi dalam formulir ini berdasarkan dokumen yang Anda bawa seperti KTP, STNK, dan BPKB. Pastikan Anda mengisinya dengan lengkap dan benar.
  7. Setelah selesai mengisi formulir, serahkan kembali formulir tersebut kepada petugas di loket lain. Petugas akan mengecek dan memanggil Anda kembali setelah selesai.
  8. BPKB dan KTP asli akan dikembalikan, Anda juga akan menerima surat tanda terima berkas. Hal ini merupakan menandakan berkas Anda sedang diproses. Simpan baik-baik dokumen tersebut untuk melanjutkan proses di hari lainnya. Biasanya Anda akan diminta datang kembali 3 hingga 5 hari setelahnya. Tanyakan kepada petugas untuk memastikan.
  9. Datanglah kembali ke SAMSAT pada hari yang dijanjikan. Serahkan bukti terima berkas dan BPKB asli di loket untuk balik nama. Anda akan diberi surat tagihan pajak yang harus Anda bayar.
  10. Lakukan pembayaran pajak dan tunggu hingga STNK baru Anda dicetak.
  11. Anda juga akan mendapatkan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) baru yang harus Anda pasang pada motor Anda.

Syarat Balik Nama BPKB Motor

Selain STNK, Anda juga disarankan untuk melakukan tukar nama untuk dokumen BPKB. Berikut ini syarat balik nama motor untuk BPKB:

  • Fotokopi STNK baru yang sudah atas nama Anda
  • Fotokopi BPKB dan BPKB asli
  • Fotokopi KTP Anda
  • Fotokopi hasil cek fisik kendaraan
  • Fotokopi kuitansi pelunasan pajak kendaraan

Setelah berkas di atas sudah Anda lengkapi, datanglah ke Polda. Polda merupakan kepolisian di lingkup provinsi. Biasanya Polda terletak di ibu kota provinsi.

Baca juga: Biaya serta Syarat Perpanjang SIM Online dan Layanan Keliling

Cara Balik Nama BPKB Motor

Jika Anda sudah memenuhi berkas sebagai syarat balik nama motor untuk BPKB, berikut ini langkah-langkah yang harus Anda tempuh.

  1. Datanglah ke Polda yang sesuai dengan domisili Anda. Datangilah loket khusus untuk balik nama BPKB. Serahkan berkas kepada petugas untuk diperiksa.
  2. Anda akan diminta untuk membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 225.000 sebagai syarat balik nama motor untuk BPKB.
  3. Pembayaran bisa dilakukan di loket bank yang ada di Polda. Jika tidak tersedia, petugas akan memberitahukan Anda harus membayar di mana. Biasanya bank yang ditunjuk adalah bank daerah atau Bank BRI.
  4. Setelah melakukan pembayaran dan menyerahkan buktinya kepada petugas, Anda akan diberikan formulir untuk diisi. Pastikan Anda mengisi dengan benar dan teliti. Isilah dengan benar sesuai dokumen yang Anda miliki.
  5. Serahkan kembali formulir yang telah diisi kepada petugas. Anda akan menerima tanda pendaftaran dan terima berkas. Kemudian petugas akan menginformasikan kapan Anda harus datang kembali untuk mengambil BPKB baru.
  6. Datang sesuai hari yang sudah dijanjikan, ambil nomor antrean dan tunggu dipanggil untuk mendapatkan BPKB baru. Jangan lupa menunjukkan KTP dan tanda bukti terima berkas.

Baca juga: Syarat Perpanjang STNK Mobil dan Motor Beserta Prosedurnya

Biaya Balik Nama Motor

Salah satu syarat balik nama motor yang tidak kalah penting adalah biaya administrasi. Berikut ini beberapa biaya yang harus Anda bayarkan untuk mengurus balik nama sepeda motor.

  • Penerbitan STNK baru : Rp 100.000
  • Pengesahan STNK : Rp 25.000
  • Pembuatan TNBK : Rp 60.000
  • Ganti nama BPKB : Rp 225.000
  • Pajak sepeda motor : 1% dari harga sepeda motor

Demikian informasi lengkap mengenai syarat balik nama motor STNK dan juga BPKB. Semoga dapat memberikan pemahaman dan manfaat bagi Anda.

Leave a Comment